wann abud
Top 10 Biggest Brain Damaging Habits
1. No Breakfast
People who do not take breakfast are going to have a lower blood sugar level.This leads to an insufficient supply of nutrients to the brain causing brain degeneration.
2. Overreacting
It causes hardening of the brain arteries, leading to a decrease in mental power.
3. Smoking
It causes multiple brain shrinkage and may lead to Alzheimer disease.
4. High Sugar consumption
Too much sugar will interrupt the absorption of proteins and nutrients causing malnutrition and may interfere with brain development.
5. Air Pollution
The brain is the largest oxygen consumer in our body. Inhaling polluted air decreases the supply of oxygen to the brain, bringing about a decrease in brain efficiency.
6. Sleep Deprivation
Sleep allows our brain to rest. Long term deprivation from sleep will accelerate the death of brain
7. Head covered while sleeping
Sleeping with the head covered, increases the concentration of carbon dioxide and decrease concentration of oxygen that may lead to brain damaging effects.
8. Working your brain during illness
Working hard or studying with sickness may lead to a decrease in effectiveness of the brain as well as damage the brain.
9. Talking Rarely
Intellectual conversations will promote the efficiency of the brain.
10. Lacking in stimulating thoughts
Thinking is the best way to train our brain, lacking in brain stimulation thoughts may cause brain shrinkage.
(via discoverynews)
(via pecintasakura)
Rambut adalah mahkota bagi perempuan , beberapa diantaranya disembunyikan , beberapa diantaranya dibiarkan menjadi tontonan.
pada suatu ketika aku bertemu denganmu dalam balutan kerudung yang amat sangat manis , aku bertanya mengapa tidak kamu pakai setiap hari saja ?
kamu menjawab dengan senyuman , aku memahami , suatu hal tidak bisa aku paksakan. Aku tersenyum , tanda mengerti.
Bahwa aku mengerti dan kamu juga lebih memahami bahwa kamu tahu sebenarnya itu adalah sebuah kewajiban , tapi ada sesuatu hal lain di hatimu yang seolah-olah enggan dan menolaknya.
Kamu cantik sekali ketika tidak mengenakannya , lihatlah cermin.
itulah bisikan yang selama ini kamu dengarkan.
Rambutmu itu indah sekali , lurus dan hitam , aku suka sekali memandangnya , sayangnya yang sukapun tidak hanya aku seorang.
Yang lainpun ikut menikmati.
Kamu berkata padaku suatu hari panjang lebar ,tentang kerisihanmu dipandang banyak laki-laki dijalan.
Aku katakan kepadamu , kamu cantik sekali.
Aku tidak mengeluarkan rayuan , tapi kamu tersipu malu.
Kemudian tersenyum , kamu akan tahu kemana arah percakapan ini.
Aku yang tidak ada henti hentinya menasehatimu tentang kerudung itu , mungkin sampai membuatmu mati rasa.
Seminggu ini aku bertemu denganmu , di ruang kelas , dan kamu berbeda.
Aku bertanya , tumben , dan kamu jawab tersenyum.
Aku berusaha membahasakannya , tapi tidak mengerti.
“Aku sembunyikan rambut indahku , kawan”
lantas aku bertanya , “mengapa kamu sembunyikan ?”
Kamu mengangkat alis , dan bertanya terheran heran …
“Aku menyembunyikannya dari laki-laki mesum macam kau”
Aku mengangkat alis
“Rambut ini bisa membuat laki-laki jatuh cinta kawan , dan aku tidak ingin mereka jatuh cinta kepadaku hanya gara-gara rambut”
Aku semakin tidak mengerti dengan kata-katamu“Aku mencintai Tuhanku , dia memberikan apapun yang aku inginkan , lantas kenapa sulit bagiku untuk mematuhi apa yang dia perintahkan ?”
Kamu menjawab dengan senyum khas mu
“ini bukan tentang pilihan kawan , tapi ini masalah khusus antara perempuan dan Tuhan , laki-laki jangan ikut campur”
Aku mengacungkan jempol
- - - - -
Bandung , 10 Mei 2012
Jika cerdasmu hanya membuatmu meremehkan sesama, maka awammu jauh lebih mulia di hadapan Tuhan
Jika kayamu hanya membuatmu mudah bermaksiat, maka miskinmu jauh lebih dicinta-Nya
Jika hebatmu hanya membuatmu sombong, maka ‘biasa’mu jauh lebih menyelamatkan
Bukan kayamu, cerdasmu, prestasimu, jabatanmu, predikatmu, yang memuliakan
Tapi tawadhu’ dan ketundukan jiwa pada Penciptalah yang kelak akan memuliakan
Mengejar kehebatan dunia yang hanya berakhir sampai tua, lalu melupakan pengabdian pada Pencipta, apa itu hidup yang kau damba?
Mengejar nama baik di hadapan manusia, sementara kita bau di hadapan Tuhan, apa hidup kayak gitu yang kita perturutkan?
“Yang penting Tuhanku mencintaiku”
Jadikan kalimat itu sebagai motivator dalam hidup. Insya Allah tenanglah jiwamu
”(via pecintasakura)
Selain itu, kalo kita berhenti makan sebelum kenyang, ngambil makan sesuai porsi, efisien dlm belanja, dan pemborosan dalam pola pemanfaatan bisa dikurangi, maka permasalahan utama penyediaan pangan semestinya bisa terselesaikan.”