/>

wannabud!

Hi, I'm abud from Indonesia.
I love (any) writing about #agriculture, share #knowledge of various things, my #way of life and updated my recent #activities. I also reblogged #random things and #inspiration.
Hope you all enjoy it! :)

Interesting articles about introvert. Although, I realize that not all of them are true. 
23 signs that you may be an introvert.
A guide understanding introverts
15 things that introverts would never tell you
7 positives only introvert would understand
How to live with introverts
“Society has a funny perception of silence. It’s as if something is terribly wrong if someone just wants to sit quietly by himself.”

Interesting articles about introvert. Although, I realize that not all of them are true. 

Society has a funny perception of silence. It’s as if something is terribly wrong if someone just wants to sit quietly by himself.”

Saya cuma mau bilang saya ikutan bangga dan terkagum-kagum sama kotributor website (yang saya percayai) adalah teman saya. Alasannya: blog mereka asik. asik dibaca, asik tampilannya, asik contentnya. Ini dia:

Laugh on the Floor

Agritektur

they are sooo passionate!

Kali ini saya akan bercerita tentang kunjungan ke Antonius-Hof Organic farm di daerah Fulda, Jerman. Ketika sampai disana, pengelolanya memberikan info bahwa farmnya didirikan untuk tujuan sosial sehingga banyak tuna daksa yang ditraining dan dipekerjakan disini. Kegiatan farm utamanya adalah kebun kentang, peternakan sapi perah, dan peternakan babi. 

Kentang

Kentang organik (ditanam tanpa menggunakan zat kimia berbahaya) yang telah dipanen akan diklasifikasikan sesuai dengan size (besar, sedang, kecil) dan kualitasnya (banyak jamur/bolong) menggunakan mesin. Kentang dengan ukuran yang besar dan sedang yang lolos seleksi langsung dibungkus dengan jaring dan siap diantar ke toko/konsumen. Kentang dengan ukuran terlalu kecil/kurang bagus, akan masuk ke ruang pengupasan untuk dikuliti menggunakan mesin dan dikuliti lagi secara manual oleh pekerja disana. Kentang yang sudah bersih kemudian dimasukkan kedalam plastik 1-5 kg,di-vacuum, dan di beri label sebelum dipasarkan ke konsumen. Sisa kulit hasil pengupasan kentang ini kemudian diberikan kepada sapi perah/babi sebagai pakan tambahan. 

Sapi Perah

Sapi perah yang dipelihara disini berjenis Friesian Holstein dan Fleckvieh. Fleckvieh adalah sapi yang berasal dari jerman timur dan bisa digunakan sebagai sapi pedaging/perah. Sapi2 ini diberi makan dan dipisahkan sesuai dengan masa produktifnya. Misalnya, sapi yang akan melahirkan diberikan Silage yang dicampur dengan sisa kulit wortel dicampur dengan grain. Sedangkan sapi2 laktasi cukup diberi hay saja.

Sapi dipisahkan dari induknya mulai hari 3-4 setelah melahirkan dan dipelihara di kandang terpisah. Di kandang ini terdapat dot yang tersambung dengan mesin penghangat susu. Sehingga, ketika anak2 sapi ini menghisap dot tersebut, susu masuk ke perut mereka dalam keadaan hangat (sekitar 40 derajat). Selain itu, mereka juga diberikan forages sebagai pakan tambahan selain susu.

Setiap sapi perah menggunakan eartag dan necktag. Eartag berisi kode informasi kelahiran sedangkan necktag untuk recording volume susu yang dihasilkan. Sapi yang sedang sakit, misalnya terkena mastitis akan diberikan leg-tag berwarna merah di kedua kaki belakang, sehingga susu hasil perahannya tidak disatukan dengan susu sapi lainnya. Necktag ini juga berfungsi untuk mengetahui keadaan nutrisi sapi. Jika seekor sapi produksi susunya rendah, maka ia akan diberikan perhatian extra dengan diberi grain.

Kandangnya dibagi menjadi 2, bagian kiri untuk sapi2 laktasi dan sapi2 kering kandang. Di setiap kandang ada sikat bundar yang bisa berputar sendiri untuk menggaruk bagian tubuh sapi (otomatis garuk! haha).

Jarang terlihat feces yang menumpuk/mengering terlalu lama sehingga mengotori tubuh sapi, sebab pada kandangnya terdapat rantai yang menarik sebuah papan ceper untuk menarik feces sapi tersebut dari ujung ke ujung kandang. Hemat tenaga dan kandang tetap bersih. 

Di luar kandang terdapat padang gembala yang dibuka saat summer tiba. Sedangkan untuk winter terdapat kandang outdoor yang alasnya terbuat dari semen.  

Pejantan yang dipelihara hanya 1 ekor dan dipergunakan untuk Inseminasi Buatan (IB). Namun, IB dilakukan dibawah pengawasan hukum Jerman, sehingga semua silsilah/keturunan tetap terekam dengan baik. 

Babi

Setelah berkeliling-keliling ke peternakan sapi, tiba saatnya untuk masuk ke kandang babi. Dulu, membayangkan kalau peternakan babi itu bergelimang lumpur dan babi itu besar (inget istilah segede bagong kan hehe). Namun, ada beberapa fakta tentang kandang babi yang saya peroleh dari hasil penjelasan pemeliharanya.

Babi disini dipelihara untuk memperoleh indukan. Kandang terpisah2 dibagi untuk Babi yang baru melahirkan, Babi yang akan melahirkan, Babi masa pertumbuhan, dan Babi yang sudah siap jual. 

Seekor induk babi bisa melahirkan sekitar 13 anak. Perbedaannya antara peternakan babi organik dan konvensional terletak pada lamanya anak babi ini tinggal bersama induknya (Organik: 49 minggu, Konvensional: 42 minggu). 

Kemudian mereka akan dipindahkan ke kandang anak-anak babi (flock untuk growth). Setiap flock memiliki ruangan indoor & outdoor dan dipisahkan oleh sekat dan diberi alas jerami kering. Mereka juga diberi makan grain agar cepat tumbuh.

Setelah itu, babi tersebut akan dipindahkan ke kandang lain, yang dipersiapkan untuk dijual. Babi yang dijual (untuk digemukkan) memiliki berat 30-40kg dan bisa digemukkan hingga 120 kg. Menurut pemeliharanya, yang paling penting dalam pemeliharaan babi adalah menjaga agar suhu kandang tetap konstan baik saat summer maupun winter. Ketika winter, mereka tinggal menutup filter yang ada di setiap kandang dan ketika summer mereka bisa mengatur suhunya pula dengan filter tersebut. Suhu optimal untuk babi sekitar 18-20 derajat.

Ketika akan dijual, babi-babi ini di semprot dengan desinfektan dan serangkaian persyaratan higienitas lainnya.

Demikianlah cerita pengalaman berkunjung ke organic farm Antonius-Hof di Fulda, Jerman. Semoga bisa diambil manfaatnya ^_^

See the light show in Merkers Mining Site in Fulda, Germany.

AWESOME.

Reflection

We have a desire not to be different from anyone else. we want to be acceptable to other people. we look for acceptance to our family and friends. Even if you not say it, you feel it. You feel rejection. It hurts. So, people start changing. They change their look a little bit. They change their talk a little bit. But you know, you have to be honest to yourself. And I realize after a long time I haven’t been honest with myself. And that is something, that conversation with yourself, you can only have when you are left alone from the pressure, when you just by yourself, and you knew deep down, there is something wrong, but you don’t want to accept it. And then when you don’t want to have conversation with yourself, what you do are keep yourself busy around people or when you’re not around people you turn the tv on so your mind always busy in something else and never has time to just stop think. just reflect.

Nouman Ali Khan, Foundation of Faith.

Hamburg, 07.03.2014

I always admire how German separate the waste. (more)

I always admire how German separate the waste. (more)

Turning 25

Thanks to all of you :3

Göttingen, 14.02.2014

Mensa-Tour Season 2

Mensa jadi tujuan study-tour saya setelah beberapa kali makan di sini selama ngampus. Kali ini, saya berkesempatan untuk melihat langsung behind-the-kitchen makanan lezat yang ada disini setiap harinya. 

Tour ini berlangsung selama 1 jam dan diikuti oleh 12 orang mahasiswa Indonesia. Begitu masuk, kami diminta untuk mengenakan jas plastik putih agar terhindar dari bau makanan/kotor. Yang pertama yang kami lihat adalah mesin pencuci alat-alat makan otomatis. Selama ini, setelah selesai tinggal taro baki makannya di reli. ternyata setelah masuk mesin maka alat-alat ini otomatis kepisah: makanan sisa ke sampah bio (yang nantinya diambil oleh perusahaan lain untuk dibuat biogas), alat makan ditarik pake magnet untuk dibersihin kemudian, dan piring masuk ke mesin khusus. Begitu bersih, langsung tertata rapi di trolley masing2 (trolley baki, trolley piring, dan trolley cutleries).

Kami kemudian mengunjungi dapur yang sudah wangi semerbak. Didalamnya kami melihat 4 mesin: Mesin untuk frying, deep frying, rebus, dan minyak bekas. Yang wow adalah mesinnya dipake sejak taun 1980an dan belum ganti sampe sekarang, dicek sama food-consultant setiap 3x setahun, terus bersih banget dan ga kecium bau2 amis. Terus, head-chefnya udah nge-arrange menu buat 6 minggu berikutnya, dan udah di melalui tes kelayakan makanan. Kalau ada bahan makanan yang udah diolah dan ngga abis, according to German Law, makanannya dibuang :3 yah sayang amat yak. haha.

Kegiatan masak dimulai dari jam 6 am - 10.30 am. Setelah itu, semua digiring ke ‘booth’ masing-masing: Leichte Kuche, Grill, Pasta, Menu I, Menu II, Vegan & Vegetarisch. Jam 11.15, para mensa arbeit yang cantik dan ganteng udah siap menunggu para mahasiswa kelaparan di booth mereka masing-masing. 

Menurut saya, mereka memperhatikan banget ‘selera’ mahasiswa disini. Selain emang enak :3 (menu favorit saya adalah segala olahan ikan fillet, fries, yoghurt, salat, dan pancake, fyi). Di akhir tour, guide kami menyatakan, “We cannot provide halal food but we can guarantee for Vegan dishes, there’s no animal product contained.” terus mereka juga misahin masak untuk ikan dan makanan lainnya (seperti babi dan olahannya). 

Alhamdulillah \(^A^)/

10 Great Talks From Social Media's Biggest Founders | Simply Zesty

Ketika Founders Foursquare, Google, Path, Instagram, dan beberapa social media yang sering kita pakai berbicara :D 

istimewa :D

Floor-Dinner (17.01.2014) from preparation till you cannot eat more. :D

25 positive words from dictionary. Good Morning!

25 positive words from dictionary. Good Morning!

100 years of fashion in 100 second. cool :)